
Boston Celtics tunduk dari Miami Heat 103-124 di TD Garden. Kekalahan ini memang tidak mempengaruhi posisi Celtics di klasemen. Celtics (56-20) hampir pasti menjadi unggulan kedua. Tapi pelatih Celtics Joe Mazzulla menuturkan kalah tetaplah kalah dan hal itu menyebalkan.
Mazzulla menuturkan kekalahan pada ini bermanfaat bagi Celtics sehingga tim bisa mendapat motivasi tambahan untuk bersaing di level tertinggi. Mereka tetap perlu motivasi ekstra meski sudah lolos ke playoff.
“Kami semua kesal karena kalah. Kami benci kekalahan. Itulah pesan saya. Itu adalah pengingat yang bagus bahwa kalah tetaplah menyebalkan. Saya menyukai kenyataan bahwa pada staf sedih dan para pemain kesal,” ujar Mazzulla.
Kekalahan bukan hal biasa bagi Celtics. Mereka memiliki rasio kemenangan 73 persen. Sejauh ini Celtics kalah tidak lebih dari 20 pertandingan. Jumlah kekalahan paling sedikit ketiga di liga setelah Cavaliers (61-15) dan Thunder (62-12).
Bahkan Celtics sebelumnya meraih sembilan kemenangan beruntun. Upaya mereka mencapai yang ke-10 hancur karena Heat. Celtics terakhir kali kalah sebelumnya pada 13 Maret 2025. Itupun dari Thunder 112-118, yang notabene memiliki rasio kemenangan lebih unggul.
“Kekalahan tidak berdampak besar. Tetapi rasanya menyebalkan dan kami semua merasa tidak senang hari ini. Kami akan kembali bangkit di pertandingan berikutnya untuk menang,” imbuh pelatih 36 tahun itu.
Celtics memang jarang kalah. Gambarannya seperti musim lalu. Mereka menjadi satu-satunya tim yang mencapai setidaknya 60 kemenangan. Celtics hanya menelan 18 kekalahan pada musim 2023-2024. Mereka mengakhiri kisah dengan sempurna dengan memenangkan NBA 2024.
Musim ini Celtics masih solid meski mendapat persaingan dari Cavaliers dan Thunder. Celtics menyamai rekor tandang terbaik 32-7 dan dua kemenangan tandang lagi menuju rekor NBA. Celtics akan bertanding enam gim sebelum ke playoff.