Scatter Pink

Scatter Hitam

rokokbet

BET4D

scatter hitam

SCATTER PINK

NBA Bakal Punya Juara Baru Dalam Enam Musim, Akhir Era Dinasti

Dunkers – Masuknya Minnesota Timberwolves dalam skema Final Wilayah membuat NBA akan menobatkan juara baru untuk musim keenam berturut-turut. Sekaligus untuk pertama kalinya. NBA berada dalam era baru. Dengan tersingkirnya Denver Nuggets dari Playoff NBA 2024, maka juara baru akan muncul.

Terakhir kali melihat enam juara berbeda dinobatkan dalam enam musim berturut-turut adalah dari tahun 1975 hingga 1980, ketika banyak tim mengambil alih mahkota sebelum dimulainya persaingan Boston Celtics dan Los Angeles Lakers yang dipimpin oleh Magic Johnson dan Larry Bird. Keduanya telah yang memenangkan delapan gelar dalam sembilan musim NBA.

Enam tim yang juara dari tahun 1975 hingga 1980 adalah Golden State Warriors, Boston Celtics, Portland Trail Blazers, Washington Wizards, Seattle SuperSonics, dan Los Angeles Lakers.

Foto: SportsNet

NBA telah menyaksikan bertahun-tahun waralaba tertentu secara konsisten ikut serta dalam meraih kesuksesan gelar dan menciptakan dinasti. Tim-tim seperti Warriors, Miami Heat, San Antonio Spurs, Lakers, Chicago Bulls, Celtics, Detroit Pistons, dan Houston Rockets memiliki dinasti atau kesuksesan mempertahankan gelar dalam 45 tahun terakhir sejarah NBA.

Namun sejak 2019 hingga 2023, era dinasti seakan terhapuskan. Karena dalam lima musim sebelumnya, NBA selalu memiliki juara yang berbeda. Dimulai dari Toronto Raptors, Lakers, Milwaukee Bucks, Warriors, dan terakhir Nuggets. Kini NBA akan memiliki juara baru di tahun keenam. Empat tim yang melaju ke final wilayah adalah Dallas Mavericks, Minnesota Timberwolves, Boston Celtics, dan Indiana Pacers.

Akhir Era Dinasti

Penggemar bola basket telah disugugi kehadiran tim dinasti NBA selama 40 tahun terakhir. Di luar rentang enam musim yang disebutkan di atas dari tahun 1975 hingga 1980, terdapat dominasi hegemonik oleh tim-tim seperti Celtics dan Lakers. Mereka adalah dua tim yang mengakhiri era keseimbangan di akhir tahun 70-an dengan memenangkan delapan gelar dalam sembilan musim berikutnya.

Sebagian besar pemenang gelar tahun 90-an juga mempertahankan kejuaraan mereka, dimulai dengan Pistons yang menang pada tahun 1989 dan 1990. Bulls tiga kali mengalahkan Michael Jordan sebelum Rockets memenangkan gelar berturut-turut pada tahun 1994 dan 1995 . Hal ini menyebabkan Bulls kembali meraih tiga gelar, dengan rangkaian tim yang memenangkan lebih dari satu gelar berakhir dengan Spurs yang menang pada tahun 1999 dan kalah pada tahun 2000.

Itu tidak jauh lebih baik, karena menyebabkan Lakers mengalahkan tiga kali dengan Kobe Bryant dan Shaquille O’Neal. Spurs tidak pernah memenangkan gelar berturut-turut tetapi memenangkan gelar setiap musim bergantian dari tahun 2003 hingga 2007. Hal ini diikuti oleh kemenangan gelar berturut-turut Lakers pada tahun 2009 dan 2010, dengan Heat juga berturut-turut pada tahun 2012 dan 2013 .

Final 2015 mengantarkan era dua tim yang dominan di mana Warriors dan Cavaliers akan bersaing dalam empat Final, dengan Warriors memenangkan tiga gelar dalam periode tersebut, diakhiri dengan kemenangan mereka di tahun 2018. Sejak cedera Kevin Durant membuat Warriors menjadi lemah di Final 2019 dan dia meninggalkan klub tersebut, maka tidak terlihat lagi adanya dinasti.

Timberwolves dan Celtics berharap mereka bisa menjadi dinasti NBA berikutnya, sementara Mavericks ingin terus membuktikan bahwa orang-orang yang meragukan mereka salah. Jika salah satu dari empat tim tersisa memenangkan gelar, mereka bisa saja membangkitkan sejarah dinasti di NBA.

Related Posts

Danny Green: Pelatih Lakers Itu Pekerjaan Tersulit di NBA

Los Angeles Lakers merupakan salah satu tim terbesar di NBA. Lakers memiliki 17 gelar dan pemain-pemain legenda yang hebat. Wajar jika Lakers selalu memiliki ekspektasi tinggi. Ini membuat siapapun yang…

Bima Perkasa Lengah di Kuarter Keempat, Hawks Curi Momentum dengan Tepat

Tangerang Hawks mengakhiri tren kekalahan. Hawks meraih kemenangan pertamanya setelah empat pertandingan. Mereka menang tipis 70-69 atas Bima Perkasa Jogja di Indomilk Arena, Tangerang. Hawks menguasai paruh pertama dan Bima…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Danny Green: Pelatih Lakers Itu Pekerjaan Tersulit di NBA

Danny Green: Pelatih Lakers Itu Pekerjaan Tersulit di NBA

Bima Perkasa Lengah di Kuarter Keempat, Hawks Curi Momentum dengan Tepat

  • By ngabseo
  • Juni 16, 2024
  • 25 views
Bima Perkasa Lengah di Kuarter Keempat, Hawks Curi Momentum dengan Tepat

Julukan Jerry West Yang Membuatnya Disegani Kawan dan Lawan

  • By ngabseo
  • Juni 15, 2024
  • 18 views
Julukan Jerry West Yang Membuatnya Disegani Kawan dan Lawan

Luka Doncic yang Perlahan Membunuh Mavericks dari Dalam

  • By ngabseo
  • Juni 14, 2024
  • 18 views
Luka Doncic yang Perlahan Membunuh Mavericks dari Dalam

Kristaps Porzingis Cedera Serius

  • By ngabseo
  • Juni 13, 2024
  • 27 views
Kristaps Porzingis Cedera Serius

Kyrie Irving Sadar Tidak Bermain Bagus Saat Melawan Celtics

  • By ngabseo
  • Juni 12, 2024
  • 27 views
Kyrie Irving Sadar Tidak Bermain Bagus Saat Melawan Celtics